Selasa, 22 April 2025

Pemkab Aceh Jaya dan PLN Tanam 20.000 Mangrove dan Salurkan Listrik Gratis untuk Warga

Selasa, 22 April 2025

Calang - Dalam upaya menjaga kelestarian lingkungan sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat, Pemerintah Kabupaten Aceh Jaya bersama PT PLN (Persero) Unit Induk Distribusi (UID) Aceh melaksanakan dua agenda sosial penting pada Selasa (22/04/2025), yakni penanaman 20.000 pohon mangrove dan penyaluran bantuan listrik gratis untuk warga prasejahtera.

Kegiatan penanaman mangrove dilakukan secara simbolis di Pantai Muara Ujong Pusong, Gampong Lhok Buya, Kecamatan Setia Bakti. Inisiatif ini merupakan bagian dari kolaborasi strategis antara pemerintah daerah dan PLN dalam mengurangi risiko abrasi pantai sekaligus menjaga keberlanjutan ekosistem pesisir.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Bupati Aceh Jaya Safwandi, S.Sos, General Manager PT PLN UID Aceh Mundhakir, Ketua DPRK Aceh Jaya Musliadi Z, unsur Forkopimda, perwakilan PLN Calang dan Meulaboh, Camat Setia Bakti, serta tokoh pemuda dan elemen masyarakat lainnya.

Bupati Safwandi menyampaikan apresiasi terhadap langkah nyata PLN dalam mendukung pelestarian lingkungan. Ia berharap penanaman mangrove ini menjadi langkah awal dari program berkelanjutan yang melibatkan berbagai pihak.

"Ini bukan hanya soal lingkungan, tapi juga warisan untuk generasi mendatang. Kami harap kegiatan seperti ini bisa terus dilakukan ke depannya," ujarnya.

Sementara itu, Mundhakir menyampaikan bahwa aksi penanaman mangrove merupakan bagian dari program tanggung jawab sosial dan lingkungan perusahaan.

"Kami berkomitmen untuk terus berperan aktif dalam upaya pelestarian alam. Program ini adalah bentuk kontribusi nyata PLN bagi lingkungan dan masyarakat," katanya.

Selain aksi penghijauan, pada hari yang sama, Pemkab Aceh Jaya dan PLN juga menyalurkan bantuan listrik gratis kepada salah satu keluarga kurang mampu di Gampong Lhok Buya. Bantuan ini diberikan sebagai bagian dari program perluasan akses energi bagi masyarakat yang belum teraliri listrik.

Bupati Safwandi menyebut bantuan tersebut sebagai bentuk kehadiran negara dalam memenuhi kebutuhan dasar masyarakat.

"Akses listrik tidak hanya menyangkut penerangan, tapi juga membuka peluang ekonomi dan pendidikan bagi keluarga penerima," jelasnya.

Hal senada disampaikan Mundhakir, yang menekankan pentingnya pemerataan akses energi sebagai kunci peningkatan kualitas hidup.

"Listrik adalah kebutuhan dasar. Dengan program ini, kami ingin memastikan tidak ada warga yang tertinggal dalam menikmati manfaat energi," ungkapnya.

Penerima bantuan, Mauluddin, mengungkapkan rasa syukur dan haru atas perhatian pemerintah dan PLN.

"Selama ini kami hidup dalam keterbatasan. Hari ini menjadi hari yang sangat membahagiakan bagi keluarga kami. Terima kasih atas bantuan yang sangat berarti ini," tuturnya.

Melalui kolaborasi semacam ini, diharapkan semakin banyak wilayah di Aceh Jaya yang tidak hanya hijau secara lingkungan, tetapi juga terang secara harapan dan peluang hidup masyarakatnya.

Dukung SDGs 13, PLN Hijaukan Pesisir Aceh Jaya Dengan 20.000 Mangrove




 Aceh Jaya - PT PLN (Persero) Unit Induk Distribusi Aceh melalui program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) menanam sebanyak 20.000 pohon mangrove tesebar di Kabupaten Aceh Jaya. Kegiatan yang dilakukan secara simbolis di  Muara ujong pusong lhok buya menjadi wujud nyata komitmen PLN dalam mendukung aksi iklim dan pelestarian lingkungan hidup, sesuai dengan Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (Sustainable Development Goals/SDGs) poin ke-13: Penanganan Perubahan Iklim, Senin (22/04/2025)

Kegiatan penanaman mangrove ini dihadiri oleh unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Aceh Jaya, perwakilan Pemerintah Kabupaten Aceh Jaya, tokoh masyarakat, kelompok nelayan, serta para relawan lingkungan. Kehadiran para pemimpin daerah ini menunjukkan dukungan penuh terhadap upaya pelestarian ekosistem pesisir dan penguatan sinergi antara pemerintah, masyarakat, dan dunia usaha dalam menghadapi tantangan perubahan iklim.

General Manager PLN UID Aceh, Mundhakir menyampaikan bahwa penanaman mangrove ini tidak hanya bertujuan untuk mencegah abrasi dan melindungi ekosistem pesisir, tetapi juga sebagai bentuk kontribusi PLN dalam membangun ketahanan lingkungan di tengah ancaman perubahan iklim global.

“Kami memilih lokasi ini karena memiliki nilai sejarah dan ekologis yang tinggi. Saat bencana tsunami 2004 silam, kawasan yang memiliki vegetasi mangrove terbukti mampu meredam dampak gelombang. Beberapa pohon mangrove bahkan masih bertahan hingga hari ini. Itu bukti nyata bahwa mangrove bukan hanya penting untuk lingkungan, tapi juga untuk keselamatan manusia,” ujar Mundhakir

Menurutnya, penanaman ini menjadi langkah strategis dalam membangun ketahanan wilayah pesisir terhadap dampak perubahan iklim, seperti abrasi, naiknya permukaan air laut, dan kerusakan habitat pesisir.

Sementara itu, Bupati Aceh Jaya, Safwandi S.Sos mengapresiasi langkah PLN yang dinilai selaras dengan program pelestarian lingkungan yang tengah dijalankan pemerintah daerah. Ia juga menekankan pentingnya kolaborasi antara pemerintah, dunia usaha, dan masyarakat dalam menjaga kelestarian alam.

“Kami menyambut baik inisiatif PLN ini. Penanaman mangrove seperti ini sangat penting dalam membangun ketahanan lingkungan di Aceh Jaya. Saya harap kegiatan ini dapat terus dilanjutkan dan menjadi inspirasi bagi pihak lain,” ujar Safwandi

PLN berharap kegiatan ini dapat menginspirasi berbagai pihak untuk ikut serta dalam aksi nyata menjaga bumi, sekaligus memperkuat kesadaran kolektif bahwa pelestarian alam adalah tanggung jawab bersama.

Sabtu, 19 April 2025

Polresta Banda Aceh amankan 30 motor dan miras saat razia balapan liar

 

Polresta Banda Aceh amankan 30 motor dan miras saat razia balapan liar

Personel Polresta Banda Aceh saat melakukan razia balapan liar, di Banda Aceh, Sabtu dini hari (19/4/2025) 

Banda Aceh- Polresta Banda Aceh mengamankan sebanyak 30 sepeda motor hingga 10 botol minuman keras (miras) saat melakukan razia atas laporan adanya balapan liar dari masyarakat di ibu kota provinsi Aceh itu.

"Kami mengamankan 30 sepeda motor yang melanggar aturan lalu lintas dan turut diamankannya 10 botol minuman keras berbagai merk yang diangkut menggunakan mobil," kata Kapolresta Banda Aceh Kombes Pol Joko Heri Purwono, di Banda Aceh, Sabtu.

Kapolresta Banda Aceh menjelaskan, razia yang dilakukan dini hari tersebut sebagai respons atas laporan masyarakat yang resah terhadap aktivitas balap liar yang kerap mengganggu ketertiban umum.

Dalam razia ini, pihaknya melakukan pemeriksaan terhadap mobil barang, mobil penumpang, dan sepeda motor yang melintas di Jalan Iskandar Muda Banda Aceh.

"Pemeriksaan difokuskan pada kelengkapan surat-surat kendaraan, adanya penggunaan senjata api ilegal, sopir maupun penumpang yang membawa senjata tajam dan bahan peledak serta narkotika maupun minuman keras," ujarnya.

Razia ini, lanjut dia, untuk meminimalisir ruang gerak pelaku kriminalitas serta mencegah terjadinya gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat di wilayah hukum Polresta Banda Aceh.

Untuk saat ini, puluhan sepeda motor hingga minuman keras tersebut sudah diamankan ke Mapolresta Banda Aceh sebagai barang bukti.

Dalam kesempatan ini, dirinya juga menuturkan bahwa tren kegiatan ilegal di malam hari di Banda Aceh masih ada, hal itu karena ditemukannya miras dan pelanggaran lalu lintas.

"Bisa diprediksi pelaku kejahatan kemungkinan akan mencari jalur atau lokasi alternatif yang belum diawasi secara ketat. Maka, patroli dan razia ke depan dilakukan bersifat dinamis dan mobile," demikian Kombes Pol Joko Heri Purwono.

Kamis, 17 April 2025

Antisipasi Kebakaran, PLN Aceh dan Kodam Iskandar Muda Bersama LIT-TR Cek Instalasi Listrik Gedung Wali Nanggroe



 Banda Aceh, 17 April 2025 – PT PLN (Persero) Unit Induk Distribusi (UID) Aceh bersama Komando Daerah Militer (Kodam) Iskandar Muda menggandeng tim LIT-TR untuk melakukan pengecekan instalasi listrik di sejumlah fasilitas milik pemerintah daerah dan asrama TNI.

Langkah ini dilakukan sebagai upaya pencegahan menyusul maraknya insiden kebakaran bangunan akhir-akhir ini. Pengecekan kali ini difokuskan pada komplek Gedung Wali Nanggroe yang berlokasi di Jalan Soekarno Hatta, Banda Aceh.

Kegiatan tersebut bertujuan memastikan instalasi listrik dalam kondisi layak guna menghindari potensi korsleting yang dapat memicu kebakaran.

“PLN Aceh menurunkan petugas untuk mendampingi tim LIT-TR dalam memastikan kelayakan instalasi listrik di komplek Gedung Wali Nanggroe. Hal ini merupakan tindak lanjut dari hasil pertemuan antara PLN dengan perwakilan Kodam IM pada Selasa, 15 April lalu,” ujar Fauzan, Senior Manager Distribusi PLN UID Aceh.

Dari hasil pemeriksaan ditemukan beberapa titik yang berpotensi menyebabkan korsleting listrik. “Sesuai arahan GM PLN UID Aceh, Pangdam IM, dan pihak Wali Nanggroe, seluruh temuan akan segera ditindaklanjuti dengan perbaikan agar instalasi listrik di komplek Gedung Wali Nanggroe tetap aman dan andal,” tambah Fauzan.

Turut hadir mendampingi kegiatan tersebut Staf Bagian Umum Wali Nanggroe Nurizal. Ia menyampaikan apresiasi atas inisiatif pengecekan berkala oleh tim gabungan tersebut.

“Alhamdulillah hari ini Tim dari PLN dan LIT-TR telah melakukan pengecekan terhadap instalasi listrik di komplek gedung kami. Kami berharap kegiatan seperti ini dapat dilakukan secara rutin sehingga potensi gangguan bisa segera diketahui dan diperbaiki,” ungkap Nurizal.

Kolaborasi antara PLN UID Aceh bersama Kodam Iskandar Muda serta dukungan dari pihak terkait menjadi bagian penting dalam menjaga keselamatan fasilitas publik dari risiko kebakaran akibat masalah kelistrikan.

Rabu, 16 April 2025

Berkat zakat baitul mal, anak petani asal Pidie berkarier di hotel berbintang Malaysia

 

Berkat zakat baitul mal, anak petani asal Pidie berkarier di hotel berbintang Malaysia

Muhammad Rizki penerima beasiswa vokasi Baitul Mal Aceh tahun 2023 pada program studi perhotelan di International Tourism College (ITC) Aceh yang kini mulai meniti karir internasional sebagai karyawan di hotel berbintang 4 dengan posisi staff Food & Beverage Service di Palm Seremban Hotel, di Negeri Sembilan, Malaysia. 

Banda Aceh - Zakat produktif Baitul Mal Aceh (BMA) membantu mengantarkan anak petani Muhammad Rizki (23) asal Pidie, Aceh, berkarier sebagai karyawan staff Food & Beverage Service di Hotel Palm Seremban, Negeri Sembilan, Malaysia.

Anggota Badan BMA Bidang Pendistribusian dan Pendayagunaan Mukhlis Sya'ya, di Banda Aceh, Rabu, menjelaskan Rizki bekerja di sana sejak Maret 2025 setelah sebelumnya menerima beasiswa vokasi BMA 2023 pada program studi perhotelan di International Tourism College (ITC) Aceh.

"Sebagai amil, kami sangat bangga dan senang dengan pencapaian Rizki. Ini bukti nyata dana zakat BMA dengan program berkualitas dan mitra kerja yang tepat dapat menjadikan anak-anak dari keluarga mustahik meraih mimpinya hingga berkarir di level internasional," katanya.

Mukhlis menyampaikan anak petani alumni SMAN Glumpang Tiga Pidie itu selama menempuh pendidikan vokasi di ITC Aceh diberikan peningkatan kemampuan berbahasa Inggris dan keterampilan yang dibutuhkan sebagai hotelier.

Berbekal ilmu yang didapatkan, lanjut dia, Rizki pun menunjukkan kinerja yang memuaskan dan mendapatkan apresiasi dari pihak hotel tempatnya bekerja.

“Hal itu dapat dilihat dari gaji yang dia terima pada bulan pertama mencapai RM1.650 atau sekitar Rp6,1 juta,” katanya.

Tidak hanya itu, berkat zakat dari BMA, anak kedua dari tiga bersaudara pasangan petani Sulaiman dan Hamamah di Kecamatan Glumpang Tiga Kabupaten Pidie, Aceh, juga sudah terdaftar sebagai mahasiswa D-III pada program studi Hotel and Hospitality di East West International College (EWIC) di Seremban, Malaysia.

Di sisi lain, Direktur ITC Aceh Muhammad Nasir mengucapkan terima kasih atas kepercayaan dan kerja sama dengan BMA.

Dia mengatakan bahwa pihaknya bertanggung jawab secara moral bersama BMA dalam rangka membantu generasi muda Aceh dari keluarga miskin untuk berprestasi. Mereka pun akan kembali mengirim dua orang putra Aceh ke Malaysia pada tahun ini.

"Kami terus berkomitmen untuk terus meningkatkan kualitas pendidikan vokasi agar dapat menghasilkan lulusan yang kompeten dan siap bersaing di pasar kerja global sebagai ikhtiar dari kami membantu Pemerintah Aceh menurunkan angka kemiskinan," katanya.

Setelah lulus SMA pada 2019, ia sempat hampir mengubur impian untuk melanjutkan kuliah karena keterbatasan ekonomi. Namun, berkat beasiswa tersebut, harapannya tidak jadi sirna.

Karena itu, dia menyampaikan terima kasih kepada para amil dan muzakki BMA serta civitas akademika ITC Aceh yang telah membantunya mewujudkan impian menjadi karyawan di hotel berbintang empat di Negeri Jiran, Malaysia.

"Semoga rezeki yang saya peroleh dapat membantu menafkahi orang tua dan keluarga serta akan Allah catatkan sebagai amal jariah untuk amil dan muzakki semuanya," katanya.

Selasa, 15 April 2025

Promosikan Visit Malaysia 2026, Tourism Malaysia Gelar Roadshow di 4 Kota Indonesia

 


Tourism Malaysia kembali mengintensifkan promosi pariwisata Negeri Jiran melalui kampanye Visit Malaysia 2026 (VM2026).

Lewat kampanye itu, Malaysia menargetkan peningkatan signifikan jumlah kunjungan wisatawan mancanegara, termasuk dari Indonesia yang selama ini menjadi salah satu pasar utama.

Sebagai bagian dari strategi tersebut, Tourism Malaysia menggelar roadshow promosi pariwisata di empat kota besar Indonesia, yakni Medan, Jakarta, Surabaya, dan Yogyakarta. Kegiatan berlangsung mulai Selasa (15/4/2025) hingga Jumat (18/4/2025).

"Tahun ini, kami menargetkan 4,3 juta wisatawan dari Indonesia ke Malaysia. Tahun depan (2026) kami menargetkan 4,7 juta wisatawan Indonesia," ujar Deputy Chairman Tourism Malaysia Dato' Yeoh Soon Hin sebagaimana diberitakan Kompas.com, Selasa (15/4/2025).

Untuk diketahui, Indonesia menempati posisi strategis sebagai penyumbang wisatawan terbesar kedua ke Malaysia.

Malaysia mencatat (kunjungan) 38 juta wisatawan pada 2024, dan Indonesia memang merupakan pasar kedua bagi Malaysia," kata Dato' Yeoh.

Bahkan, pada dua bulan pertama 2025, jumlah wisatawan nasional Indonesia yang berkunjung ke Malaysia mencapai 774.994 orang. Angka ini meningkat 14,8 persen jika dibandingkan periode yang sama pada 2024.

“Tujuan wisatawan asal Indonesia saat berkunjung ke Malaysia cukup beragam, mulai dari wisata kuliner, alam, hingga sejarah,” ujarnya.

Jembatan promosi dan kolaborasi industri

Roadshow Visit Malaysia 2026 bukan sekadar promosi satu arah. Acara ini dirancang untuk mempromosikan, mempertemukan, serta mempererat kerja sama antara pelaku industri wisata Malaysia dan Indonesia.


Diberitakan Kompas.com, Selasa, terdapat 60 peserta delegasi dari Malaysia yang hadir di Jakarta, yang terdiri dari 38 organisasi termasuk agen perjalanan, hotel, resor, dan persatuan homestay.

Selain mempromosikan destinasi wisata, Tourism Malaysia juga turut mempromosikan kuliner khas Malaysia dengan menghadirkan delapan juru masak pada roadshow tersebut.

Masing-masing dari mereka memperkenalkan makanan khas Malaysia di hotel JW Marriot Medan, Yogyakarta Marriott Hotel, The Ritz Carlton Jakarta, dan Hotel Sheraton di Surabaya.

Ke depan, RoadShow Visit Malaysia 2026 juga akan digelar di kota-kota besar lain, seperti Cirebon, Semarang, Balikpapan, dan Makassar.

Dato’ Yeoh pun berharap, melalui kampanye itu, wisatawan Indonesia tidak hanya berkunjung ke tempat wisata populer di Malaysia, seperti Kuala Lumpur dan Melaka.

Lebih dari itu, mereka juga bisa mengenal dan menjelajahi destinasi wisata Malaysia lain, seperti Pahang serta pantai timur Malaysia, seperti Kelantan, Selangor, dan Perak.

"Sebab, Malaysia memiliki 13 negeri. Jadi, kami ingin membantu mengenalkan setiap negeri, sampai ke utara yang berbatasan dengan Thailand," ungkap Dato.

Pada kesempatan sama, Ketua Umum Association of The Indonesian Tours and Travel Agencies (ASITA) Rusmiati mengatakan, sebagai agen perjalanan, ASITA turut mempromosikan wisata, baik dalam negeri maupun luar negeri.

"(Jumlah wisatawan) dari Malaysia ke Indonesia pada 2024 itu 2,2 juta. Kolaborasi selama ini (antara) Tourism Malaysia dengan ASITA sangat kuat. Mudah-mudahan (lewat acara ini) lebih kuat lagi karena pariwisata adalah aspek yang penting," kata Rusmiati.

Seorang istri di Banda Aceh tinggal bersama jasad suami, polisi terpaksa turun tangan

 

Seorang istri di Banda Aceh tinggal bersama jasad suami, polisi terpaksa turun tangan

Personel polisi saat mengevakuasi jenazah yang telah lama meninggal di tempat tinggalnya, di Banda Aceh, Selasa malam (15/4/2025) 

Banda Aceh- Seorang wanita berinisial YT tinggal bersama jasad suaminya yang sudah membusuk selama beberapa hari lalu di dalam sebuah kios di Kecamatan Syiah Kuala, Banda Aceh. Kepolisian setempat terpaksa turun tangan mengevakuasi jenazah karena sang istri tersebut diduga mengalami gangguan jiwa.

"Keluarga korban yang sempat dihubungi via telepon juga mengakui bahwa YT mengalami gangguan kejiwaan, bahkan YT sering kesurupan," kata Kapolsek Syiah Kuala, Iptu Cut Layla Surya, di Banda Aceh, Rabu.

Ia mengatakan, YT selama ini memang hidup bersama sang suaminya, yakni TB yang kesehariannya bekerja sebagai tukang sol sepatu. Sejak 17 tahun lalu keduanya tinggal di kios tersebut.

Ia menyampaikan, peristiwa ini terungkap berawal dari laporan warga sekitar yang curiga dengan bau tak sedap di sekitar kios. Apalagi, TB tidak terlihat selama beberapa hari belakangan setelah sempat mengeluh sakit kepala dan mata.

Aroma tak sedap semakin kuat tercium dari depan kios sekaligus rumahnya tersebut. Tetapi, YT tak mengizinkan polisi masuk, sehingga upaya paksa pun dilakukan oleh petugas.

"Ternyata korban TB telah meninggal dunia hingga membusuk di tempat tidur, diduga korban meninggal sejak beberapa hari lalu," ujarnya.

Atas penemuan ini, polisi yang ikut dibantu warga beserta tim medis langsung mengevakuasi jasad TB ke rumah sakit. Sementara, sang istri yakni YT diamankan ke Mapolsek Syiah Kuala.

Berdasarkan keterangan sejumlah saksi, lanjut dia, sekitar empat hari lalu TB sempat mengeluh sakit kepala dan mata. Pasca itu, ia tak terlihat lagi, padahal biasanya selalu bekerja di depan kiosnya.

"Keberadaan korban sempat ditanyakan warga ke YT, namun yang bersangkutan bilang suaminya sedang sakit. Saksi lainnya menyebut bahwa YT mengalami gangguan jiwa, bahkan keduanya kerap bertengkar hebat," katanya.

Iptu Cut Layla menjelaskan, tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan pada jasad TB. Selain itu, YT pun tak dapat dimintai keterangan lantaran selalu berbicara ngawur, bahkan tak mengetahui identitasnya sendiri.

Saat ini, jenazah TB telah dibawa pulang pihak keluarga ke kampung halamannya di Kabupaten Bireuen. Mereka juga menolak untuk visum yang ditandai dengan membuat surat pernyataan penolakan.

"Keluarga menolak jenazah divisum, saat ini juga telah dibawa pulang ke kampung halaman. Untuk YT hingga sekarang masih di Polsek, nantinya akan diambil oleh perangkat desa," demikian Iptu Cut Layla.

Kamis, 10 April 2025

PLN Lepas Jamaah Umrah Program Berkah PLN Mobile 2024



 Pada tanggal 11 April 2024, pelepasan jamaah umrah program Berkah PLN Mobile berlangsung di PLN UID Aceh. Acara ini dipimpin oleh Mundhakir, GM PLN UID Aceh, yang melepas secara simbolis Tony Muchtar, salah satu pelanggan setia PLN ULP Takengon yang mendapatkan kesempatan umrah berkat Program Berkah PLN Mobile 2024.

Tony Muchtar lahir di Takengon pada 7 April 1977. Saat ini, ia tinggal di Jl. Sentosa Dsn. Gerah Giri dan bekerja sebagai wiraswasta. Ia terpilih untuk berangkat ke tanah suci karena kebiasaannya melakukan transaksi melalui aplikasi PLN Mobile.

Ia tercatat sering melakukan transaksi pembayaran rekening listrik melalui aplikasi PLN Mobile, terutama di awal bulan, dan tidak pernah melewatkan tanggal 5 setiap bulannya.

"Saya sangat terbantu dengan fitur pembayaran tagihan di PLN Mobile. Saya pengguna KWH pascabayar yang selalu melakukan pembayaran tagihan listrik awal bulan tidak lewat tanggal 5 setiap bulannya. Semua itu saya lakukan sejak tahun 2022," ungkap Tony.

Kebiasaan ini telah ia lakukan sejak tahun 2022 dan menunjukkan komitmennya untuk selalu tepat waktu dalam melunasi tagihan listrik. Tony mengungkapkan rasa syukurnya atas kemudahan yang diberikan oleh PLN Mobile.

Tony juga memanfaatkan fitur swacam untuk pencatatan KWH, yang membantunya mengetahui estimasi tagihan bulan depan. Ia menambahkan:

"Selain pembayaran listrik, saya juga memanfaatkan fitur swacam untuk pencatatan KWH sehingga dapat mengetahui estimasi tagihan bulan depan," ujar Tony.

GM PLN UID Aceh, Mundhakir juga mengucapkan selamat kepada Tony selaku penerima manfaat umrah dari program Berkah PLN Mobile 2024. 

"Kami ingin memberikan layanan listrik yang lebih mudah dan cepat bagi pelanggan. PLN Mobile adalah solusi terbaik untuk pembayaran listrik, cek tagihan, hingga pengaduan. Selamat kepada para pemenang, dan terus gunakan PLN Mobile untuk berbagai kemudahan!" ujarnya.

Program Undian Berkah PLN Mobile ini merupakan bagian dari upaya PLN untuk mendorong pelanggan menggunakan layanan digital yang lebih praktis dan efisien. Dengan PLN Mobile, pelanggan dapat menikmati berbagai fitur yang mempermudah akses terhadap layanan listrik kapan saja dan di mana saja.

Rabu, 09 April 2025

Laba Emiten Tambang Prajogo (CUAN) Anjlok 94,34%, Ini Penyebabnya

 

Sejumlah pengunjung di dalam ruangan pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia (BEI), Jakarta, Selasa, (8/4/2025). (CNBC Indonesia/Muhammad Sabki)Foto: Sejumlah pengunjung di dalam ruangan pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia (BEI), Jakarta, Selasa, (8/4/2025).

Jakarta, - Emiten tambang batu bara PT Petrindo Jaya Kreasi Tbk. (CUAN) mencatatkan laba bersih yang diatribusikan kepada pemilik entitas induk sebesar US$1,70 juta atau sekitar Rp28,11 miliar pada kuartal I-2025. Perolehan itu anjlok 94,34% secara tahunan atau year on year (yoy) dari periode yang sama setahun sebelumnya sebesar US$30,17 juta atau sekitar Rp497,17 miliar.

Merinci laporan keuangan yang berakhir pada periode 31 Maret 2025, CUAN sebenarnya mencatatkan peningkatan yang signifikan pada kinerja top line. Pendapatan naik 147,78% yoy menjadi sebesar US$213,93 juta dari sebelumnya US$86,338 juta.

Terbanyak berasal dari pendapatan pada waktu tertentu dari penjualan batu bara sebesar US$57,86 juta, naik dari setahun sebelumnya US$34,69 juta. Sementara itu pendapatan sepanjang waktu yang terdiri dari penambangan, konstruksi dan rekayasa, dan jasa juga naik menjadi US$156,06 juta pada kuartal I-2025.

Di sisi lain, beban pokok pendapatan juga ikut terkerek 196,45% yoy menjadi US$197,01 juta sepanjang tiga bulan pertama tahun ini. Hal ini lantas membuat laba bruto perusahaan ambles 14,89% yoy menjadi US$16,922 juta.

Sejumlah beban usaha juga tercatat naik, seperti beban umum dan administrasi yang tercatat US$17,11 juta dari sebelumnya US$5,84 juta. Kemudian beban fajak final naik jadi US$1,28 juta dari sebelumya US$459.000.

Sementara itu, liabilitas CUAN tercatat naik menjadi US$1,37 miliar dari akhir tahun lalu sebesar US$1,21 miliar. Ekuitas naik tipis menjadi US$565,98 juta dari akhir 2024 sebesar US$565,89 juta.

Total aset perusahaan milik Prajogo Pangestu itu juga naik menjadi US$1,94 juta pada kuartal I-2025, dari sebesar US$1,77 juta pada akhir 2024.

Selasa, 08 April 2025

Aceh Ekspor Kopi USD 6,25 Juta ke Amerika


 Banda Aceh - Badan Pusat Statistik (BPS) Aceh mencatat Tanah Rencong melakukan ekspor kopi ke Amerika Serikat senilai USD 6,25 juta. Kopi termasuk salah satu komoditas yang dikirim ke luar negeri dengan total nilainya USD 12,83 juta.

Pejabat Fungsional Ahli Madya BPS Aceh, Oriza Santifa mengatakan, nilai ekspor barang asal Provinsi Aceh pada bulan Februari 2025 sebesar USD 53,94 juta, naik sebesar 6,08 persen dibandingkan Januari. Kelompok komoditas terbesar yang diekspor adalah bahan bakar mineral sebesar USD 33,83 juta yang didominasi batubara.

"Share komoditas terbesar ekspor adalah Batubara 62,71 persen, kopi sebesar 23,79 persen atau USD 12,83 juta, serta berbagai produk kimia sebesar 2,53 persen atau USD 1,42 juta," kata Oriza dalam konferensi pers, Selasa (8/4/2025).

BPS mencatat komoditas ekspor lainnya dari Aceh adalah bahan anyaman (2,38 persen), daging dan olahan ikan (1,28 persen) serta buah-buahan (1,1 persen). Tiga negara yang menjadi tujuan ekspor pada Februari yaitu India dengan komoditas batubara USD 32,21 juta, diikuti Amerika Serikat untuk komoditas kopi senilai USD 6,25 juta dan Jepang dengan komoditas anyaman senilai USD 1,29 juta.

"Ekspor komoditas terbesar asal Provinsi Aceh selama bulan Februari ditujukan ke negara India sebesar USD 32,36 juta dengan komoditas utama berupa batubara," jelasnya.

Oriza menjelaskan, komoditas yang diekspor melalui pelabuhan di Aceh sebesar USD 38,02 juta atau 70,49 persen. Sementara sisanya dikirim lewat pelabuhan di provinsi lain senilai USS 15,92 juta.

Nilai ekspor terbesar di luar Aceh tercatat dilakukan melalui pelabuhan di Sumatera Utara yaitu senilai USD 15,90 juta. Sisanya dikirim lewat DKI Jakarta, Jawa Timur, Bali dan lainnya.

Sementara nilai impor pada Februari tercatat sebesar USD 73,16 juta, turun sebesar 3,51 persen dibandingkan Januari. Selama bulan dua, nilai impor terbesar berasal dari komoditas bahan bakar mineral/gas yaitu senilai USD 58,97 juta.

Oriza menyebutkan, Aceh mengimpor komoditas bahan bakar mineral dari Amerika Serikat senilai USD 28,63 juta, dan dari Uni Emirat Arab senilai USD 23,65 juta. Selain itu, Tanah Rencong juta mengimpor bahan kimia anorganik dari Filipina senilai USD 8,25 juta.

"Neraca perdagangan luar negeri Provinsi Aceh pada bulan Februari mengalami defisit sebesar USD 19,22 juta," ujar Oriza.

Minggu, 06 April 2025

14 Orang Tewas Kecelakaan di Aceh Selama Mudik dan Libur Lebaran

    Foto Ilustrasi Kecelakaan.

Banda Aceh - Sebanyak 14 pengguna jalan di Aceh tewas akibat kecelakaan lalu lintas selama mudik dan libur lebaran. Sementara korban luka-luka mencapai 90 orang.

Dirlantas Polda Aceh Kombes Muhammad Iqbal Alqudusy mengatakan, jumlah korban kecelakaan tercatat selama Operasi Ketupat Seulawah 2025 digelar mulai 26 Maret hingga 5 April. Polisi mencatat terjadi 49 kecelakaan tahun ini atau menurun 27 persen dibandingkan tahun lalu yang mencapai 67 insiden.

"Korban meninggal terbanyak di wilayah hukum Polres Bireuen yang mencapai enam orang. Total ada 14 orang meninggal dunia," kata Iqbal kepada detikSumut, Minggu (6/4/2025).

Menurutnya, korban tewas lainnya tercatat di Pidie, Aceh Barat Daya, dan Aceh Barat masing-masing dua orang serta di Aceh Selatan dan Sabang masing-masing satu orang. Sementara korban luka berat sebanyak 13 orang dan luka ringan mencapai 78 orang.

Kecelakaan terbanyak tercatat di Aceh Barat Daya yang mencapai 9 insiden, serta Aceh Timur sebanyak 5 kejadian. Iqbal menyebutkan, tiga daerah yang tidak terjadi kecelakaan yaitu Aceh Tenggara, Gayo Lues dan Simeulue.

"Jumlah korban meninggal dunia turun dibandingkan tahun lalu yang mencapai 26 orang," jelas Iqbal.

Iqbal menjelaskan, polisi juga menegur 12.689 yang melanggar aturan berlalu lintas selama operasi berlangsung. Jumlah teguran itu disebut menurun 14 persen dibandingkan tahun lalu.

Selain itu, selama Operasi Ketupat Seulawah 2025, Polda Aceh mendirikan 33 pos pengamanan, 26 pos pelayanan serta tiga pos terpadu. 3.163 personel gabungan dikerahkan selama operasi berlangsung.

"Polda Aceh menyiapkan berbagai pos termasuk pos pantau di jalur tol Padang Tiji, yang akan melayani para pengguna jalan baik di jalan tol maupun jalan nasional. Masyarakat dipersilakan singgah di pos-pos ini untuk beristirahat jika merasa lelah selama perjalanan," ungkapnya.



“Srikandi Goes to Campus”: PLN Edukasi Keselamatan Listrik, Kepedulian Lingkungan, dan Dorong Generasi Muda Temukan Passion Sejak Dini

Aceh, 22 Mei 2025 – Dalam upaya memperkuat peran perempuan dan memberikan kontribusi nyata kepada masyarakat, Srikandi PLN UID Aceh menggel...