Minggu, 04 Mei 2025

Satpol PP dan WH Amankan Manusia Silver yang Mulai Beroperasi di Aceh Besar

 

FOTO/DOK SATPOL PP DAN WH ACEH BESAR

 KOTA JANTHO – Usai ditertibkan di kawasan Banda Aceh, manusia silver kini mulai terlihat muncul dikawasan Aceh Besar. Munculnya manusia silver sejak awal Januari 2025 mulai meresahkan masyarakat. Satuan Polisi Pamong Praja dan Wilayatul Hisbah (Satpol PP dan WH) Aceh Besar bergerak cepat dan berhasil mengamankan keberadaan manusia silver yang mencoba beroperasi di Simpang Ajun, Kecamatan Darul Imarah, Aceh Besar, Sabtu (3/5/2025).

Kasatpol PP dan WH Aceh Besar, Muhajir, SSTP, MPA mengatakan, sebelumnya mereka beroperasi dikawasan Kota Banda Aceh, mulai dari persimpangan lampu merah hingga warung kopi. Aktivitas meminta-minta yang mereka lakukan mulai mengganggu masyarakat. Usai mendapat laporan tentang keberadaan manusia silver pihaknya bergerak cepat dan berhasil mengamankan.

“Kita menerima laporan dari masyarakat terkait aktivitas mereka di Simpang Ajun, saat itu juga kami menurunkan tim untuk mengamankan mereka,” katanya.

Menurut Muhajir fenomena munculnya manusia yang mengecat tubuhnya dengan warna perak (silver) untuk meminta-minta di jalanan, hal tersebut tentunya memiliki dampak sosial yang tidak baik. Pertama, perilaku mereka ini, tidak ubahnya seperti perilaku meminta-minta tidak berbeda dengan pengemis.

“Kedua, potensi eksploitasi anak-anak yang terlibat dalam aktivitas ini, terakhir dampak yang muncul dari manusia silver itu, ketidaknyamanan dan gangguan bagi pengguna jalan. Itu sebabnya kita amankan mereka,” kata Kasatpol PP dan WH Aceh Besar.

Bagi muhajir manusia silver tersebut tidak sesuai dengan budaya Aceh, itu sebabnya ia meminta kepada masyarakat atau pengguna jalan yang melihat keberadaan manusia silver tidak berempati dan memberikan uang.

“Jangan berempati berlebihan dan memberikan uang kepada mereka, itu bisa membuat mereka manja dan akan terus menjadi peminta-minta,” pungkas Muhajir.

Sabtu, 03 Mei 2025

Listrik Padam Bergilir Pekan Depan di Banda Aceh dan Aceh Besar, Catat Lokasinya


BANDA ACEH - Unit Pelaksana Pelayanan Pelanggan (UP3) Banda Aceh PT PLN (Persero) akan memadamkam listrik bergilir di kawasan ibu kota Aceh mulai Senin, 5 Mei 2025 hingga Sabtu, 10 Mei 2025. Pemadaman tersebut dilakukan selama kurang lebih tiga jam, sejak pukul 09.00 WIB-12.00 WIB.

Manajer PT PLN (Persero) UP3 Banda Aceh, Eka Rahma Daniati, Sabtu, 3 Mei 2025 mengatakan, pemadaman listrik dilakukan sehubungan dengan adanya pekerjaan perbaikan dan pemeliharaan jaringan listrik sebagai upaya peningkatan keandalan pasokan tenaga listrik di UP3 Banda Aceh.  

Dirincikan, pada Senin, 5 Mei 2025, pemadaman jaringan listrik diberlakukan di kawasan Pusksesmas, Alue Glima, Batu Hitam, dan Tahura.

Selanjutnya pada Selasa, 6 Mei 2025, kawasan yang terkena giliran pemadaman arus listrik mulai dari Simpang Ulee Kareng dan sekitarnya, Kompleks BRI Ulee Kareng, Lamreung dan sekitarnya, Lueng Ie, Jalan Lamreung, sebagian Jalan Kebon Raja, sebagian Ie Masen, Ds Kuweu, Ds Mesalee, Ds Cot Kareung, Rest Area Tol Indrapuri-Blangbintang-Blang Phon, Care, Blang Lambaro, dan Care Blg Lambaro. (Selengkapnya lihat tabel)


"Kami mohon maaf atas ketidaknyamanan pada saat pelaksanaan pekerjaan tersebut di atas, dan mohon para pelanggan agar dapat melakukan persiapan seperlunya,"

Jumat, 02 Mei 2025

Pemko Banda Aceh luncurkan QRIS mudahkan warga bayar PBB

 

Pemko Banda Aceh luncurkan QRIS mudahkan warga bayar PBB

Wali Kota Banda Aceh, Illiza Sa'aduddin Djamal saat meluncurkan "QRIS Dinamis PBB-P2" yang merupakan inovasi dalam sistem pembayaran Pajak Bumi dan Bangunan (PBB) secara digital, di Banda Aceh, Jumat (2/5/2025) 

Banda Aceh (ANTARA) - Pemerintah Kota Banda Aceh meluncurkan "QRIS Dinamis PBB-P2" yang merupakan inovasi dalam sistem pembayaran Pajak Bumi dan Bangunan (PBB) secara digital, langkah ini untuk memudahkan warga membayar pajak.

"Mulai sekarang, warga yang ingin membayar PBB bisa menggunakan QRIS dinamis, memudahkan dan mempercepat proses transaksi," kata Wali Kota Banda Aceh Illiza Sa'aduddin Djamal saat meluncurkan QRIS, di Banda Aceh, Jumat.

Illiza mengatakan dengan QRIS dinamis ini, warga hanya perlu memindai QR Code yang ada pada SPPT PBB, diantar langsung oleh petugas dengan aplikasi mobile banking atau aplikasi dompet digital (e-wallet). Setelah itu, jumlah yang harus dibayar akan muncul secara otomatis.

"Caranya pun sangat mudah, warga kota cukup scan QR Code pada SPPT yang diberikan petugas, selanjutnya masukkan nominal pembayaran, transaksi selesai dalam hitungan detik," ujarnya.

Dirinya menuturkan, penerapan QRIS pada SPPT PBB-P2 ini merupakan yang pertama di Indonesia, dan pada 2025 ini diterapkan untuk lima gampong (desa) dan akan bertambah di tahun selanjutnya.

Adapun lima gampong tersebut yakni Geuceu Iniem Kecamatan Banda Raya, Gampong Pineung Kecamatan Syiah kuala, Gampong Lamdom Kecamatan Lueng Bata, Gampong Merduati Kecamatan Kutaraja dan Gampong Kopelma Darussalam Kecamatan Syiah Kuala.

Illiza menambahkan, inovasi ini merupakan wujud nyata komitmen Pemko Banda Aceh untuk berkolaborasi dengan semua pihak demi terwujudnya pembangunan di ibu kota provinsi Aceh itu.

"Terima kasih kami sampaikan kepada Bank Indonesia, Bank Aceh Syariah, Bank Syariah Indonesia atas sinergi dan kolaborasi ini sehingga layanan QRIS Dinamis ini terwujud," demikian Illiza Sa'aduddin Djamal.




"Terima kasih kami sampaikan kepada Bank Indonesia, Bank Aceh Syariah, Bank Syariah Indonesia atas sinergi dan kolaborasi ini sehingga layanan QRIS Dinamis ini terwujud," demikian Illiza Sa'aduddin Djamal.

Kenaikan Tarif Listrik-Harga Emas Jadi Penyebab Inflasi Aceh 1,61%


Banda Aceh - Badan Pusat Statistik (BPS) Aceh mencatat Provinsi Aceh mengalami inflasi 1,61% pada April 2025. Inflasi bulanan itu dipengaruhi kenaikan tarif listrik serta harga emas yang melambung tinggi.
Plt Kepala BPS Aceh Tasdik Ilhamudin, kelompok pengeluaran penyumbang inflasi bulanan tertinggi di antaranya perumahan, air, listrik, dan bahan bakar rumah tangga dengan inflasi sebesar 5,86 persen dan memberikan andil sebesar 0,88 persen. Kelompok itu disebut mengalami inflasi yang cukup besar serta dampaknya lebih dominan dibandingkan lainnya.

"Pada April 2025, inflasi bulanan dipengaruhi beberapa komoditas terutama kenaikan tarif listrik, diikuti oleh cabai merah, emas perhiasan, ikan tongkol, dan bawang merah," kata Tasdik kepada wartawan, Jumat (2/5/2025).

Bila dilihat secara nasional, inflasi bulanan sebesar 1,17 persen. Tasdik menyebutkan, deflasi bulanan didorong penurunan beberapa komoditas di antaranya daging ayam ras, cabai rawit, tomat, udang basah, dan ikan kembung.

Sementara bila dilihat secara tahunan, Aceh mengalami inflasi sebesar 3,11 persen pada April. Menurut Tasdik, angka itu menunjukkan harga barang dan jasa secara umum mengalami kenaikan rata-rata 3,11 persen dibandingkan April tahun lalu.

"Berdasarkan data inflasi menurut kelompok pengeluaran, dapat dilihat bahwa kelompok pengeluaran makanan, minuman, dan tembakau memberikan andil inflasi tertinggi sebesar 1,58 persen. Sementara itu, kelompok pengeluaran informasi, komunikasi, dan jasa keuangan memiliki andil deflasi terbesar, yaitu 0,04 persen," jelas Tasdik.

"Pada April 2025, inflasi tahunan terutama didorong oleh kenaikan harga beberapa komoditas seperti emas perhiasan, ikan tongkol, tarif air minum PAM, sigaret kretek mesin (SKM), dan cabai merah," lanjutnya.

Tasdik mengatakan, penghitungan inflasi di Aceh dilakukan di lima provinsi yakni Banda Aceh, Lhokseumawe, Meulaboh, Aceh Tengah, dan Aceh Tamiang. Pada April, seluruh wilayah disebut terjadi inflasi bulanan maupun tahunan.

Inflasi bulanan tertinggi terjadi di Kabupaten Aceh Tengah sebesar 2,15 persen, sedangkan terendah di Aceh Tamiang sebesar 0,79 persen. Bila dilihat secara tahunan, inflasi tertinggi tercatat di Meulaboh sebesar 3,67 persen, sementara paling rendah terjadi di Aceh Tamiang sebesar 2,38 persen.

Jaksa limpahkan perkara penyelundupan Rohingya ke pengadilan


Banda Aceh - Jaksa penuntut umum Kejaksaan Negeri (Kejari) Aceh Selatan melimpahkan berkas perkara penyelundupan imigran etnis Rohingya ke Pengadilan Negeri Tapaktuan.

Kepala Seksi Intelijen Kejari Aceh Selatan M Alfryandi Hakim di Banda Aceh, Jumat, mengatakan perkara tersebut terdiri tiga berkas dengan empat tersangka atau calon terdakwa.

"Jaksa penuntut umum melimpah tiga berkas perkara penyelundupan imigran etnis Rohingya dengan empat tersangka atau calon terdakwa ke Pengadilan Negeri Tapaktuan, Kabupaten Aceh Selatan," katanya.

M Alfryandi Hakim menyebutkan adapun para tersangka dalam perkara tersebut yakni berinisial F, R, A, dan I. Untuk tersangka R dan masing-masing satu berkas perkara terpisah. Sedangkan A dan I, perkaranya dalam satu berkas yang sama.

"Jaksa penuntut umum mendakwa para terdakwa dengan pasal berlapis, melanggar undang-undang keimigrasian, undang-undang pelayaran, dan undang-undang pemberantasan tindak pidana pencucian uang," kata M Alfryandi Hakim.

Untuk tersangka R, kata dia, didakwa dengan Pasal 120 Ayat (1) UU Nomor 6 Tahun 2011 tentang keimigrasian jo Pasal 55 Ayat (1) ke-1 KUHP jo Pasal 323 UU Nomor 17 Tahun 2008 tentang pelayaran jo Pasal 55 Ayat (1) ke-1 KUHP jo Pasal 2 jo Pasal 3 UU Nomor 8 Tahun 2010 tentang pencegahan dan pemberantasan tindak pidana pencucian uang.

Sedangkan tersangka F, didakwa dengan Pasal 120 Ayat (1) UU Nomor 6 Tahun 2011 jo Pasal 56 Ayat (1) ke-1 jo Pasal 323 UU Nomor 17 tahun 2008 jo Pasal 56 Ayat (1) ke-1 KUHP jo Pasal 2 jo Pasal 3 UU Nomor 8 Tahun 2010 jo Pasal 56 Ayat (1) ke-1 KUHP.

Sementara, untuk tersangka A dan I dalam satu berkas didakwa melanggar Pasal 120 Ayat (1) UU Nomor 6 Tahun 2011 jo Pasal 55 Ayat (1) ke-1 KUHP jo Pasal 323 UU Nomor 17 Tahun 2008 jo Pasal 2 jo Pasal 3 UU Nomor 8 Tahun 2010 jo Pasal 55 Ayat (1) ke-1 KUHP.

"Pengadilan Negeri Tapaktuan juga sudah menjadwalkan persidangannya pada 6 Mei 2025. Persidangan perdana dengan agenda mendengarkan dakwaan jaksa penuntut umum," kata M Alfryandi Hakim.

Sebelumnya, para tersangka ditangkap polisi terkait keberadaan sebanyak 152 imigran etnis Rohingya di perairan Labuhanhaji, Kabupaten Aceh Selatan, pada Oktober 2024. Setelah sepekan di perairan, seratusan imigran tersebut dievakuasi ke daratan.

Dari hasil penyelidikan kepolisian, keberadaan imigran etnis ada dugaan tindak pidana perdagangan manusia, Di mana, para imigran tersebut membayar sejumlah uang kepada tersangka.

Kamis, 01 Mei 2025

Fakta-fakta Aksi May Day 2025 di Monas dan Depan DPR

 

Buruh dari berbagai elemen menggelar aksi unjuk rasa dalam rangka memperingati Hari Buruh Internasional (May Day) di Jakarta, Kamis (1/5/2025). 

 Jakarta, -- Peringatan hari buruh se-dunia (May Day) telah digelar di Jakarta pada Kamis (1/5) kemarin. Aksi May Day kali ini digelar di dua tempat yakni Monas dan di depan Gedung DPR RI.

Presiden Prabowo Subianto turut menghadiri acara May Day di Monas. Ia turut menyampaikan pidato di depan ribuan buruh yang hadir.

Berikut fakta-fakta aksi May Day di Jakarta

Aksi May Day digelar di Monas dan Gedung DPR RI


Aliansi Gerakan Buruh Bersama Rakyat (GEBRAK) mengungkap alasan mereka enggan bergabung dengan aksi May Day di Monas yang turut dihadiri Prabowo.

Ketua Umum Kasbi mengatakan belum saatnya buruh bermesraan dengan pemerintah ditengah situasi buruh yang mengkhawatirkan.

"Ini momentum hari buruh. Bagi kami kaum buruh, ini momentum perlawanan. Belum saatnya buruh bermesra-mesraan dengan pemerintah," ujar Unang Sunarno, Konfederasi Kongres Aliansi Serikat Buruh Indonesia (KASBI) mewakili Aliansi Gebrak di depan Gedung DPR RI, Kamis (1/5).

"Karena yang kita alami saat ini adalah kaum buruh situasinya sangat buruk. Jam kerja panjang, upahnya murah, mudah di PHK, tak memiliki jaminan kepastian kerja," sambungnya.

Adapun aksi May Day di depan Gedung DPR diikuti oleh sejumlah organisasi mulai dari Serikat Buruh, Serikat Petani, Serikat Nelayan, Organisasi Mahasiswa, Organisasi Perempuan, hingga organisasi masyarakat sipil lainnya.

Sementara, aksi May Day di Monas diikuti oleh serikat buruh dari KSPI dan KSPSI. Elite pimpinan lembaga juga hadir antara lain, Ketua DPR RI Puan Maharani, Wakil Ketua DPR Sufmi Dasco Ahmad, Ketua MPR RI Ahmad Muzani, hingga Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi.

Prabowo pidato di aksi May Day di Monas

Prabowo Subianto turut menyampaikan pidato kala hadir dalam aksi May Day yang digelar di Monas dan dihadiri sejumlah pimpinan serikat buruh hingga lembaga negara.

Prabowo menjanjikan sejumlah hal hingga mengklaim akan menjalankan beberapa rencana untuk mensejahterakan kaum buruh.

Salah satunya, Prabowo memerintahkan Dewan Kesejahteraan Buruh Nasional yang baru akan dibuat untuk mencari cara menghapus sistem outsourcing.

Lalu, Prabowo berjanji bahwa RUU Perlindungan Pekerja Rumah Tangga (PPRT) akan segera dibahas DPR RI.

Pemerintah klaim bakal penuhi 6 tuntutan aksi May Day di Monas

Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi mengklaim pemerintah akan memenuhi sejumlah tuntutan yang dibawa massa aksi buruh dalam aksi May Day di Monas.

"Beberapa dari tuntutan sesungguhnya sedang kita kerjakan ya, salah satunya berkenaan dengan mitigasi PHK," kata Pras di kawasan Monas, Jakarta Pusat, Kamis (1/5).

Adapun terdapat 6 tuntutan yang disampaikan dalam aksi May Day di Monas yakni;

1. Lindungi buruh dalam UU Ketenagakerjaan yang baru
2. Cegah PHK massal dengan membentuk Satgas PHK
3. Tolak outsourcing
4. Wujudkan upah layak
5. Desak pengesahan RUU Perampasan Aset
6. Desak pengesahan RUU Perlindungan Pekerja Rumah Tangga (PPRT).

Represi Aparat di Aksi May Day di Gedung DPR


Aksi May Day yang digelar di depan Gedung DPR RI, Jakarta dibubarkan paksa oleh aparat kepolisian mulai sekitar pukul 17.15 WIB.

Pembubaran paksa itu berawal ketika ada sebagian dari aksi massa yang jumlahnya belasan melakukan aksi lempar dan membakar ban.

belum dapat dikonfirmasi, apakah sejumlah orang yang melakukan aksi pelemparan dan membakar ban itu bagian dari massa aksi May Day kemarin.

Adapun terdapat beberapa tuntutan yang disampaikan massa saat menggelar aksi di depan Gedung DPR, kemarin.

1. Cabut UU Cipta Kerja beserta PP turunannya, Lawan badai PHK, sahkan RUU Ketenagakerjaan Pro Buruh, dan berikan kepastian dan jaminan kerja yang layak bagi kaum buruh;

2. Sahkan RUU PRT sekarang juga, Berikan Jaminan hukum bagi pekerja rumah tangga, Hapuskan hubungan kemitraan, pengakuan status pekerja bagi pengemudi ojol, taksi online dan kurir, jamin dan lindungi pekerja medis dan kesehatan, pekerja perikanan, dan kelautan, pekerja perkebunan dan pertanian, pertambangan dan buruh migrant.

3. Hentikan penggusuran pemukiman dan tanah-tanah rakyat, Jalankan reforma agraria sejati: berikan tanah dan teknologi pertanian bagi petani kecil;

4. Hentikan Proyek-Proyek PSN yang melakukan pengrusakan terhadap lingkungan, Sahkan RUU Masyarakat demi keberlangsungan hidup dan kesejahteraan Masyarakat Adat di seluruh penjuru negeri;

5. Cabut UU TNI, Tolak Militer Masuk Kampus, Pabrik dan Desa, Tolak Militer Campur Tangan Urusan Sipil, Kembalikan Militer Ke Barak.

Polisi tangkap 13 orang dalam Aksi May Day di depan Gedung DPR


Polda Metro Jaya menangkap 13 orang yang mengikuti aksi May Day di depan Gedung DPR, kemarin. Polisi menuding mereka sebagai anarko yang menyusup.

"Aksi unjuk rasa di depan Gedung DPR/MPR RI disusupi perusuh dari kelompok Anarko," kata Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Ade Ary Syam Indradi dalam keterangankepada wartawan, Kamis (1/5).

Polisi mengklaim ada sejumlah orang di depan Resto Pulau Dua melempari kendaraan yang melintas di jalan tol.
Ia menekankan tindakan tersebut menyebabkan kerusakan pada kendaraan dan membahayakan keselamatan masyarakat.

"Pukul 17.30 WIB hingga kini, sebanyak 13 orang diamankan di bawah flyover Senayan dan sekitarnya karena membawa petasan yang berpotensi digunakan untuk tindakan provokatif," jelas dia.

"Tiga belas orang terduga Anarko (12 laki-laki dan 1 perempuan) diamankan karena terlibat dalam tindakan anarkis, melawan perintah petugas, serta melempari pengguna jalan tol dengan batu," sambungnya.

Ole Romeny Penuh Rasa Kagum Bicara soal Indonesia

 

Ole Romeny merasa terhormat bisa membela Timnas Indonesia.

Jakarta -- Pemain naturalisasi Ole Romeny mengaku bisa membela Timnas Indonesia jadi sebuah kehormatan besar bagi dirinya.

Romeny sudah mengoleksi dua caps bersama Timnas Indonesia. Dari dua penampilan itu, Romeny berhasil menjaringkan dua gol yang masing-masing dicetak ke gawang Australia dan Bahrain dalam lanjutan babak ketiga Kualifikasi Piala Dunia 2026, Maret lalu.

"Pertama-tama, merupakan kehormatan sangat besar dapat bermain untuk negara besar. Sepak bola sangat hidup di negara ini. Semua orang sangat antusias dan itu terlihat jelas di stadion dan penjuru negeri," ucap Romeny yang dikutip dari Kita Garuda.

Gubernur Aceh Mualem dikabarkan sakit, jalani pemeriksaan kesehatan di Singapura


 Banda Aceh- Gubernur Aceh, Muzakir Manaf alias Mualem menjalani pemeriksaan kesehatan di Singapura karena dikabarkan kondisi kesehatannya menurun atau sakit.

"Benar, Mualem sedang memeriksa kesehatannya, saat ini di luar negeri," kata Jubir Mualem-Dek Fadh, Teuku Kamaruzzaman alias Ampon Man, di Banda Aceh, Kamis.

Ampon Man mengatakan, saat ini Mualem sedang menjalani pemeriksaan kesehatan di Singapura, karena di sana ada catatan kesehatannya.

"Memeriksa kesehatan di Singapura, karena di sana ada catatan kesehatan beliau (Mualem) selama ini," ujarnya.

Terkait detail kondisi dan sampai kapan Mualem di Singapura, sejauh ini belum diketahuinya. Hanya meminta doa agar Gubernur Aceh dalam keadaan sehat selalu.

"Belum ada informasi kapan beliau akan pulang ke Aceh. Kita doakan tidak ada sesuatu yang serius dalam pemeriksaan kesehatan ini," kata Ampon Man.

Sebagai informasi, kegiatan terakhir Gubernur di Aceh sebelum ke Singapura yang disampaikan kepada awak media adalah menerima silaturahmi Kejati Aceh (Kajati) yang baru, Yudi Triadi di kediamannya, Banda Aceh, Kamis (24/4).

Sementara itu, Kabiro Adpim Setda Aceh, Akkar Arafat tidak menjawab detail konfirmasi Antara, hanya menyatakan bahwa Gubernur dan keluarga dalam keadaan sehat.

"Alhamdulillah bapak Gubernur baik dan sehat sekeluarga," demikian Akkar Arafat singkat.

“Srikandi Goes to Campus”: PLN Edukasi Keselamatan Listrik, Kepedulian Lingkungan, dan Dorong Generasi Muda Temukan Passion Sejak Dini

Aceh, 22 Mei 2025 – Dalam upaya memperkuat peran perempuan dan memberikan kontribusi nyata kepada masyarakat, Srikandi PLN UID Aceh menggel...