Senin, 05 Mei 2025

Maksimalkan serapan gabah, Bulog Aceh tambah 27 unit gudang

Banda Aceh - Perum Bulog Kantor Wilayah Aceh menambah sebanyak 27 gudang melalui kerja sama pihak ketiga guna menampung hasil serapan gabah petani.

Pemimpin Wilayah Perum Bulog Aceh Ihsan di Banda Aceh, Minggu menyebutkan Bulog Aceh memiliki 15 komplek pergudangan yang tersebar di seluruh kabupaten/kota dengan kondisi penuh.

"Alhamdulillah kita telah menambah jumlah gudang guna menampung seluruh serapan gabah yang kita beli dari petani," katanya.

Ia menyebutkan dengan penambahan gudang tersebut, Perum Bulog Wilayah Aceh telah memiliki gudang tambahan dengan kapasitas sebanyak 48.470 ton beras dan saat ini sudah mulai terisi.

Ia mengatakan gudang kerja sama pihak ketiga tersebut milik penggilingan dan pemerintah.

"Kami optimistis dengan adanya penambahan gudang baru tersebut akan mampu menambah lebih banyak serapan gabah/beras dari petani, karena hingga saat ini kami terus melakukan pembelian.

Ia mengatakan gudang Bulog se-Aceh berjumlah sebanyak 15 komplek pergudangan dengan kapasitas sebanyak 64.500 ton beras dan saat ini dalam kondisi penuh.

Bulog Aceh melalui mitra-mitra di lapangan terus membeli hasil panen petani guna memenuhi kebutuhan pangan dan ikut serta dalam mewujudkan swasembada beras.

Ia menambahkan dengan tambahan tersebut maka jumlah gudang yang ada saat ini mencapai 42 gudang.

Pertamina pastikan stok avtur di Aceh aman, ada tambahan untuk musim haji

 


Banda Aceh - PT Pertamina Patra Niaga Regional Sumatera Bagian Utara (Sumbagut) memastikan distribusi dan stok Avtur untuk mendukung penerbangan haji 2025 di Embarkasi Acceh dalam kondisi aman.

"Kami pastikan distribusi dan stok Avtur untuk embarkasi haji termasuk Aceh stok Avtur di AFT (Aviation Fuel Terminal) tersedia sangat cukup mencapai 63 hari," kata Area Manager Comm, Rel & CSR Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagut, Susanto August Satria dihubungi di Banda Aceh, Minggu.

Ia menyebutkan ketahanan stok Avtur di AFT embarkasi haji Sumbagut mencapai 63 hari, dengan rencana tambahan pasokan Avtur sebesar 14.600 Kiloliter (KL) pada awal Mei 2025.

Ia mengatakan jika dibanding dengan tahun 2019 (kondisi sebelum pandemi) estimasi penerbangan haji tahun 2025 di AFT Sumbangut termasuk Aceh akan naik 38 persen.

AFT Sumbagut yakni AFT Kualanamu, AFT Hang Nadim, AFT Minangkabau dan AFT Sultan Iskandar Muda.

Manager Corporate, Operation and Services (COS) Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagut, Wawan Hermawan mengatakan selain memastikan ketersediaan stok avtur, pihaknya juga turut memastikan aspek Health, Safety, Security and Environment (HSSE) tetap terjaga dengan baik.

Pertamina Patra Niaga siaga 24 jam selama masa pemberangkatan dan kepulangan jemaah haji.

Ia menambahkan Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagut juga telah melakukan koordinasi dengan berbagai pihak di antaranya maskapai penerbangan, Otoritas Bandara, pemerintah daerah dan lembaga terkait untuk turut serta menyukseskan ibadah haji.

"Kami juga berkoordinasi intens dengan maskapai penerbangan dan Otoritas Bandara guna memastikan jadwal penerbangan haji ke bandara wilayah Sumbagut sehingga selanjutnya dapat dilaksanakan rencana pengisian Avtur untuk operasional penerbangan haji," kata Wawan.

Bagi masyarakat dan pelanggan setia Pertamina yang membutuhkan informasi terkait produk dari Pertamina dapat memanfaatkan layanan Pertamina Call Center di nomor 135.

Mobil Kapolres Belawan Diserang, 2 Remaja Tertembak

 


Medan, -- Dua remaja berinisial MS (15) dan B (17) harus menjalani perawatan di RS Bhayangkara Medan. Kedua remaja tersebut terkena tembakan Kapolres Pelabuhan Belawan, AKBP Oloan Siahaan yang berusaha membubarkan tawuran di Tol Belmera, Kota Medan.
Kabid Humas Polda Sumut, Kombes Pol Ferry Walintukan mengatakan kejadian bermula saat Polres Pelabuhan Belawan mendapatkan informasi terkait terjadi tawuran antar pemuda di simpang Kantor Camat Belawan pada Sabtu (3/5) sekitar pukul 19.30 WIB.

"Setelah mendapatkan laporan itu, Kapolres segera memimpin apel untuk mengantisipasi tawuran susulan. Kapolres juga melaksanakan siaga di Posko Berkawan hingga pukul 02.00 WIB," ujarnya, Minggu (4/5).

Setelah itu, AKBP Oloan meninggalkan posko untuk memantau situasi keamanan di wilayah lain. Ternyata Oloan menemukan puluhan remaja terlibat tawuran di Tol Belmera. Puluhan remaja yang terlibat tawuran itu bahkan menghadang mobil dinas AKBP Oloan.

"Mereka menghadang mobil Kapolres. Waktu itu Kapolres turun dari mobil ingin membubarkan tawuran. Ternyata dia diserang sekelompok orang itu. Bahkan mereka juga mengayunkan kelewang ke arah mobil Kapolres," ucapnya.

Kemudian AKBP Oloan melepaskan tembakan peringatan. Namun, para pelaku tawuran tetap melanjutkan serangan dengan menembakkan mercon dan melemparkan batu ke arah AKBP Oloan. Situasi semakin memburuk, AKBP Oloan terpaksa melepaskan tembakan terarah dan terukur ke arah para pelaku tawuran yang ingin menyerangnya.

"Jadi AKBP Oloan sudah melepaskan tembakan peringatan sebanyak tiga kali. Dan ternyata mereka tetap menyerang. Lalu dilepaskan tembakan terukur terarah. Belakangan diketahui tembakan itu mengenai dua remaja yang terlibat tawuran tersebut," paparnya.

Akibatnya dua remaja yakni MS dan B terkena luka tembakan. MS mengalami luka di bagian perut dan B terluka di bagian tangan. Keduanya kini dirawat di RS Bhayangkara Medan. Setelah kejadian itu, AKBP Oloan langsung menghubungi Wakil Kapolres Pelabuhan Belawan untuk meminta perkuatan dan bantuan personel.

"Tidak lama setelah itu, puluhan personel kepolisian tiba di lokasi untuk melakukan penyisiran. Hasilnya, ada 20 orang yang ditangkap diduga melakukan penghadangan dan tawuran. Dari 20 orang, ada 14 orang positif narkoba jenis ganja. Saat ini puluhan orang tersebut masih menjalani pemeriksaan," papar Ferry.

Harga Emas Terjun Bebas

 


Harga Emas Terjun Bebas Sentuh Rp 5,58 Juta per Mayam di Banda Aceh Hari Ini, 3 Mei 2025.

Harga emas per mayam hari ini di Banda Aceh kembali mengalami penurunan pada Sabtu (3/5/2025).

Berdasarkan informasi, harga emas per mayam hari ini tercatat sebesar Rp 5.580.000.

Penurunan ini menunjukkan koreksi sebesar Rp 40.000 dibandingkan harga sehari sebelumnya, Jumat (2/5/2025) yang berada di angka Rp5.620.000 per mayam.

Harga emas tersebut belum termasuk ongkos pembuatan.

Adapun ongkos pembuatan berkisar Rp 100 Ribu hingga Rp 200 ribu, atau tergantung kerumitannya.

Informasi ini disampaikan melalui akun Instagram resmi toko emas di Banda Aceh, bina.nusa, yang dikenal rutin membagikan update harga emas setiap harinya.

Selain itu, harga emas di Pegadaian hari ini juga kembali mengalami penurunan yang cukup signifikan.

Harga emas batangan produksi Antam pun turun di bawah Rp 2 juta per gram.

Harga emas Antam dengan berat 1 gram dibanderol Rp 1.989.000 turun Rp 21.000 dari sebelumnya RP Rp 2.010.000.

Sementara untuk pecahan 0,5 gram, harga emas mencapai Rp 1.047.000 sedangkan untuk pecahan 2 gram, dipatok seharga Rp 3.915.000.

Demikian juga dengan harga emas batangan dari Galeri-24 yang mengalami penurunan.

Emas Galeri-24 dengan berat 1 gram dijual seharga Rp 1.933.000, turun Rp 18.000 dari kemarin pada Rp 1.951.000.

Sementara untuk pecahan 0,5 gram, harga emas mencapai Rp 1.014.000, dan untuk pecahan 2 gram, dipatok seharga Rp 3.807.000.

Nilai Jual Mobil Listrik Polytron Bakal Meluncur 6 Mei Terungkap

 


Jakarta, -Nilai Jual Kendaraan Bermotor (NJKB) untuk calon mobil listrik pertama Polytron terungkap sebelum jadwal peluncurannya dilakukan pada 6 Mei 2025.

NJKB ini tercatat dalam Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 7 tahun 2025 tentang Dasar Pengenaan Pajak Kendaraan Bermotor, Bea Balik Nama Kendaraan Bermotor dan Pajak Alat Berat tahun 2025.

Pada aturan itu tercatat dua model kendaraan Polytron, berkode PEV4 5S1 L52 dengan NJKB Rp274 juta dan PEV4 5S1 P52 Rp306 juta. Sementara Dasar Pengenaan Pajak Kendaraan Bermotor (DP PKB) dua kendaraan itu Rp287,7 juta dan Rp321,3 juta.

Nominal yang tercantum di dokumen peraturan itu bukan harga jual kendaraan baru di dealer. NJKB merupakan harga dasar buat menghitung besaran pajak untuk dibebankan ke pembeli.

Menjual mobil listrik menjadi ekspansi lanjutan Polytron setelah sebelumnya sukses dalam bisnis elektronik lalu masuk ke sektor otomotif melalui motor listrik sejak 2022.

Tekno Wibowo, Commercial Director Polytron mengatakan mobil listrik yang hendak diluncurkan menjadi bagian atas rencana perusahaan menghadirkan teknologi mobilitas masa depan yang sesuai kebutuhan masyarakat Indonesia.

Selain itu mobil listrik tersebut diharapkan menjadi wujud nyata perusahaan menghadapi perubahan zaman. Tidak dijelaskan lebih jauh soal mobil listrik itu namun Tekno menyebut kata kunci soal produk terbaru Polytron yaitu dapat diakses secara luas.

"Semua pertanyaan itu akan terjawab pada 6 Mei 2025, saat mobil listrik pertama Polytron secara resmi diluncurkan di Indonesia," kata Tekno mengutip keterangan tertulisnya.

Skyworth

Mobil listrik pertama Polytron nampaknya buah dari perjanjian Skyworth Auto dengan perusahaan elektronik tersebut. Perjanjian ini mencakup pembangunan pabrik KD (Knocked Down), pengembangan produk bersama serta lokalisasi perangkat keras dan perangkat lunak.

Berdasarkan perjanjian tersebut, Skyworth dan Polytron akan mendirikan pabrik perakitan di Indonesia. Pabrik ini bertujuan untuk merampingkan rantai pasokan, mengurangi biaya dan meningkatkan daya saing produk dengan melokalisasi produksi.

Kedua perusahaan berencana memproduksi hampir 10.000 kendaraan Skyworth selama tiga tahun ke depan.

Skyworth Auto merupakan produsen kendaraan listrik asal China yang didirikan pada 2017 dan berpusat di Nanjing. Perusahaan ini adalah anak perusahaan Skywell New Energy Automobile Group, yang juga memiliki Nanjing Golden Dragon Bus. Skyworth Auto dan dikenal melalui beberapa model kendaraan listrik, seperti Skyworth K dan CE11.

Dalam website Skyworth EV dijelaskan, K dipasarkan dalam tiga opsi LHD, RHD, dan i LHD. Mobil itu punya dimensi yang cukup bongsor, panjang 4.720 milimeter, lebar 1.908 mm, tinggi 1.696 mm dan jarak poros roda depan ke belakang 2.800 mm.

Soal kemampuannya Skyworth K punya jarak tempuh hingga 620 km berdasarkan pengetesan NEDC. Perjalanan itu didukung baterai 85.97 kWh, sementara performanya bisa melesat dari titik nol ke 100 km per jam dalam waktu 9,6 detik.

Selain itu Skyworth juga punya mobil listrik jenis sedan CE11, demikian mengutip detik.

Minggu, 04 Mei 2025

Tim Bareskrim Sempat Kejar-Kejaran dengan Pengedar 18 Bungkus Sabu di Aceh

 


ACEH - Polisi mengamankan pria berinisial S yang membawa 18 bungkus sabu di dalam sarung di Aceh Timur, Aceh. Tim Bareskrim Polri sempat kejar-kejaran dengan tersangka sebelum ditangkap.

Awalnya didapati informasi dari masyarakat terkait peredaran narkoba sabu dari Malaysia lewat jalur laut di Aceh. Kemudian ditelusuri, dan didapati tersangka melakukan transaksi sabu pada Senin (28/4).

"Pada hari Senin tanggal 28 April 2025 pukul 23.20 WIB telah terjadi transaksi narkotika jenis sabu sebanyak 18 bungkus di Langsa," kata Dirtipidnarkoba Bareskrim Polri Brigjen Eko Hadi Santoso dalam keterangannya kepada wartawan, Minggu (4/5/2025).

Kemudian tersangka dikejar oleh tim yang terdiri dari Satgas NIC Bareskrim Polri, Polda Aceh, Polres Langsa, dan Bea Cukai. Tersangka pun sempat membuang 10 bungkus sabu tersebut.

"Terjadi kejar-kejaran tim dengan target ke arah Aceh Timur. Pada saat terjadi kejar-kejaran target membuang barang bukti narkotika jenis sabu. Kemudian tim mengamankan narkotika jenis sabu sebanyak 10 bungkus," ungkap dia.

Akhirnya, tersangka diamankan di Jalan Medan-Banda Aceh, Kabupaten Aceh Timur, Aceh. Turut diamankan lagi 8 bungkus sabu, sehingga total ada 18 bungkus yang diamankan.

Sejumlah barang bukti turut disita dari tersangka. Polisi juga terus melakukan pengembangan terhadap jaringan narkoba dari tersangka.

"Melakukan pengembangan jaringan. Melengkapi administrasi penyidikan dan sidik tuntas," sebutnya.

FOTO - Aksi akbar bela Palestina di Aceh

 




BANDA ACEH - Sejumlah demonstran dari berbagai elemen masyarakat membawa poster dan spanduk saat aksi unjuk rasa bela Palestina di kawasan Masjid Raya Baiturrahman Banda Aceh, Aceh, Minggu (4/5/2025). Sekitar dua ribu masyarakat dari berbagai daerah yang menggelar aksi damai itu mendesak negara negara yang tergabung dalam Organisasi Kerjasama Islam (OKI) dan PBB mengehentikan kekejaman Israel terhadap warga Gaza dan menuntut kemerdekaan untuk Palestina

TTI Desak Pemkab Pidie Batalkan Alokasi Anggaran Untuk Instansi Vertikal


 PIDIE - Koordinator Transparansi Tender Indonesia (TTI), Nasruddin Bahar, mendesak Pemerintah Kabupaten Pidie agar membatalkan pengalokasian anggaran untuk pembangunan dan rehabilitasi fasilitas milik instansi vertikal.  Apalagi, kata Nasruddin, Kemendagri telah melarang bantuan hibah untuk instansi vertikal sebagaimana disebutkan pada Pasal 54 Peraturan Presiden nomor 12 Tahun 2019 pasal 93 dan 97. “Untuk itu saya mendesak Pemkab Pidie agar membatalkan penganggaran bagi instansi vertikal dalam APBK 2025,” kata Nasruddin Bahar kepada AJNN, Minggu, 4 Mei 2025. Keuangan Pemkab Pidie sendiri, kata Nasruddin, saat ini sedang tidak baik-baik saja, pascapemangkasan anggaran oleh Pemerintah Pusat. 

Pemkab Aceh Barat temukan oknum ASN tidak setor uang infak Rp1,5 miliar ke kas daerah


 Aceh Barat  - Pemerintah Kabupaten Aceh Barat menemukan adanya oknum aparatur sipil negara (ASN) yang bertugas di dua instansi pemerintah daerah setempat, yang saat ini diduga belum menyetorkan uang infak yang selama ini sudah dikumpulkan dari pegawai ke kas daerah senilai Rp1,5 miliar.

“Saya sudah ingatkan ASN ini agar tidak coba-coba melakukan kesalahan, uang sebesar Rp1,5 miliar itu harusnya disetorkan ke kas daerah,” kata Bupati Aceh Barat, Tarmizi kepada wartawan di Meulaboh, Sabtu.

Berdasarkan informasi yang ia peroleh, oknum ASN yang menjabat sebagai bendahara di dua dinas pemerintah daerah tersebut, mengaku belum bisa menyetorkan uang infak ke kas daerah dengan alasan terkendala dengan aplikasi penyetoran keuangan dan sejumlah alasan lainnya.

Tarmizi mengatakan, perbuatan oknum ASN yang belum menyetorkan uang kutipan infak ke kas daerah milik Pemerintah Kabupaten Aceh Barat, nantinya akan menjadi temuan karena uang tersebut merupakan uang milik daerah atau milik negara.

Meski oknum ASN tidak berniat macam-macam dengan uang kutipan sebesar Rp1.5 miliar tersebut, namun Bupati Tarmizi tetap akan menunggu itikad baik oknum ASN guna melaporkan kepada dirinya bahwa uang tersebut sudah disetorkan ke kas daerah dengan membawa bukti penyetoran kepada dirinya.

“Saya tunggu sampai Senin besok, tanggal 5 Mei 2025,” katanya menegaskan.

Apabila oknum ASN yang tidak disebutkan nama atau identitas tersebut tidak bisa memperlihatkan bukti setoran uang infak kepada dirinya, dengan batas waktu yang telah ditentukan, maka ia pastikan oknum tersebut akan ditindak secara tegas sesuai ketentuan yang berlaku.

Pemerintah Kabupaten Aceh Barat meminta kepada seluruh ASN di daerahnya agar dapat melaksanakan tugas dengan baik dan amanah, dan tidak coba-coba melakukan kesalahan dalam pengelolaan keuangan daerah.

DPRK Aceh Barat soroti kendaraan tambang masih pakai nopol luar daerah, rugikan penerimaan PAD


Aceh Barat - Dewan Perwakilan Rakyat Kabupaten (DPRK) Aceh Barat menyoroti banyaknya kendaraan operasional tambang batu bara di daerahnya, yang saat ini ditemukan masih menggunakan nomor polisi dari luar daerah di Aceh termasuk dari luar Provinsi Aceh meski beraktivitas di Aceh Barat.

“Temuan ini menjadi salah satu lemahnya penerimaan pendapatan asli daerah dari sektor pajak kendaraan bermotor, karena perusahaan tambang batu bara belum melakukan mutasi kendaraan ke Aceh Barat,” kata Ketua Tim Panitia Khusus Aset Daerah dan Pertambangan DPRK Aceh Barat, Ramli SE kepada wartawan di Aceh Barat, Sabtu.

Ramli mengatakan akibat temuan tersebut, penerimaan pajak daerah dari sektor kendaraan bermotor di Kabupaten Aceh Barat yang harusnya masuk ke kas daerah, saat ini masih mengalir ke luar daerah, sehingga hal ini merugikan Aceh Barat selaku wilayah operasional pertambangan.

Berdasarkan hasil pemantauan ke lapangan dan wilayah pertambangan, DPRK Aceh Barat menemukan fakta bahwa hampir semua kendaraan yang dioperasikan oleh perusahaan tambang yang memiliki izin usaha pertambangan (IUP) di Aceh Barat memiliki nomor polisi dari luar Aceh Barat bahkan dari luar Provinsi Aceh.

DPRK Aceh Barat meminta kepada setiap perusahaan tambang batu bara di daerahnya, agar segera melakukan mutasi kendaraan dan membayar pajak di Kabupaten Aceh Barat, sehingga kehadiran kendaraan tersebut memberikan keuntungan bagi daerah dan masyarakat dari sektor pendapatan asli daerah atau PAD.

Selain membayar pajak kendaraan di Aceh Barat, penerimaan pajak daerah melalui kendaraan operasional tambang juga dapat bermanfaat bagi pembangunan infrastruktur daerah, karena bisa digunakan untuk memperbaiki jalan yang rusak akibat aktivitas pertambangan.

DPRK Aceh Barat berharap perusahaan tambang di Aceh Barat dapat kooperatif dan segera menyesuaikan status kendaraan yang selama ini masih bernomor polisi dari luar Aceh Barat dan Aceh, sehingga kehadiran kendaraan operasional tambang memberikan kontribusi terhadap keuangan daerah dan bermanfaat bagi seluruh masyarakat di daerah ini, demikian Ramli.

Kejari Bireuen tahan seorang anak karena edarkan uang palsu

 

Foto: Kajari Bireuen

Banda Aceh - Jaksa penuntut umum Kejaksaan Negeri (Kejari) Bireuen, Provinsi Aceh, menahan seorang anak berusia 17 tahun yang berhadapan dengan hukum karena mengedarkan uang palsu.

Kepala Kejari Bireuen Munawal Hadi di Banda Aceh, Jumat, penahanan anak yang berhadapan dengan hukum tersebut setelah menerima pelimpahan perkara uang palsu beserta barang bukti dari penyidik kepolisian.

"Penahanan anak berhadapan dengan hukum setelah jaksa penuntut umum menerima pelimpahan berkas perkara beserta barang bukti dari penyidik kepolisian," kata Munawal Hadi menyebutkan.

Ia mengatakan penahanan anak berhadapan dengan hukum tersebut untuk kepentingan penuntutan serta memperlancar proses persidangan di Pengadilan Negeri Bireuen.

"Anak yang berhadapan dengan hukum tersebut dititipkan di Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIB Bireuen. Penahanan dilakukan untuk kepentingan penuntutan serta guna memperlancar proses persidangan nantinya," katanya.

Munawal Hadi menyebutkan anak berhadapan dengan hukum tersebut ditangkap Tim Opsnal Satuan Reserse Kriminal Polres Bireuen pada 16 April 2025. Penangkapan tersebut terkait informasi pencetakan dan pengedaran uang palsu.

"Anak berhadapan dengan hukum tersebut ditangkap di kawasan Peusangan, Kabupaten Bireuen. Saat penangkapan, turut diamankan lima lembar uang palsu pecahan Rp100 ribu, sepeda motor, dan lainnya," kata Munawal Hadi

Perbuatan anak berhadapan dengan hukum tersebut, kata dia, sebagaimana diatur dan diancam pidana sesuai Pasal 36 Undang-Undang Nomor 7 Tahun 2011 tentang mata uang jo Pasal 64 Ayat (1) KUHP jo Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2012 tentang sistem peradilan pidana anak.

"Jaksa penuntut umum segera menyusun dakwaan dan melimpahkan perkara ke Pengadilan Negeri Bireuen. Kami juga menyiapkan tim jaksa penuntut umum menangani perkara tersebut dalam persidangan di pengadilan," kata Munawal Hadi.

“Srikandi Goes to Campus”: PLN Edukasi Keselamatan Listrik, Kepedulian Lingkungan, dan Dorong Generasi Muda Temukan Passion Sejak Dini

Aceh, 22 Mei 2025 – Dalam upaya memperkuat peran perempuan dan memberikan kontribusi nyata kepada masyarakat, Srikandi PLN UID Aceh menggel...